BAZNAS : Pengelolaan Zakat Secara Digital Dapat Mendorong Pembangunan yang Inklusif

Mario Effendy 08 Okt 2020, 11:15:56 WIB ekonomi
BAZNAS : Pengelolaan Zakat Secara Digital Dapat Mendorong Pembangunan yang Inklusif

Jakarta, Bisnis Syariah - BAZNAS mendorong konsep Zakatech dalam pengelolaan zakat di seluruh dunia, terutama pada masa pandemi Covid-19 saat ini. Hal tersebut menjadi pembahasan utama Konferensi Zakat Internasional ke-4 atau The 4th International Conference of Zakat (ICONZ) tahun 2020 dengan tema “ZakaTech for Inclusive Development”. Acara diselenggarakan secara daring pada Rabu, (07/10/2020) hingga Kamis (08/10/2020).

ZakaTech dimaknai sebagai penggunaan teknologi yang relevan dalam manajemen perzakatan, sehingga dapat mengaktifkan peran zakat yang lebih luas lagi dalam pembangunan yang inklusif. Acara ini merupakan kerjasama antara Pusat Kajian Strategis BAZNAS (Puskas-BAZNAS), Kementerian Agama Indonesia, Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Trisakti dan Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Airlangga, sedangkan penyelenggaraanya dilakukan secara daring melalui platform online conference.

Baca Lainnya :

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Bambang Sudibyo mengatakan, masyarakat dunia saat ini tengah menghadapi pandemi Covid-19 yang memberikan dampak buruk pada kehidupan masyarakat, terutama bagi golongan mustahik yang selalu menjadi kelompok paling rentan. "Karena itu perlu ada langkah pasti untuk menjawab persoalan tersebut dan harus bergerak bersama-sama," katanya. (jajang)




Tuliskan komentar facebook

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook

Lihat semua komentar

Tuliskan komentar