Beri Pembinaan Online di Hadapan Jemaah Bengkulu Utara, Dirbina Sampaikan Hikmah Tertundanya Haji

Mario Effendy 26 Sep 2020, 11:19:43 WIB Haji dan umrah
Beri Pembinaan Online di Hadapan Jemaah Bengkulu Utara, Dirbina Sampaikan Hikmah Tertundanya Haji

Bengkulu Utara (FKAPHI) - Dengan ditundanya pemberangkatan haji tahun ini menjadi tahun 2021 mendatang, banyak hikmah yang didapat oleh calon jemaah yang memiliki porsi berangkat haji tahun ini. “Seperti semakin banyak waktu buat calon jemaah untuk meningkatkan pengetahuan perjalanan ibadah haji jika dibandingkan dengan jemaah-jemaah sebelumnya. Oleh sebab itu, mohon manfaatkan waktu ini dengan baik, untuk meningkatkan terus pengetahuan ibadah haji, pengetahuan perjalanan haji, dan pengetahuan kesehatan haji,” pungkasnya saat menjadi nara sumber dalam kegiatan webinar tentang komunikasi informasi advokasi haji Bengkulu yang dihadiri oleh masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, Jumat siang, (25/09/2020).   

Lanjut dia, mohon sekiranya di masa pandemi ini bisa dimanfaatkan dengan upaya memperbaiki sistem dan reformasi pembinaan haji. “Kalau hari ini pemerintah pusat mempersiapkan wewenang penuh kepada KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Umrah) untuk mempersiapkan manasik haji, maka Kepala Bidang Haji di tingkat Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi harus memberikan wewenang dan mentransfer pengetahuan penyelenggaraan haji kepada kepala seksi-kepala seksi haji di tingkat kantor kementerian agama kabupaten kota agar bisa berinovasi memberikan bekal kepada jemaah dengan maksimal sesuai dengan yang diharapkan,” tambahnya.

Baca Lainnya :

Lanjut dia, pekerjaan ini juga tidak bisa dilakukan oleh kasi-kasi haji itu secara sendiri. “Karena para kasi haji tidak bisa berjalan sendiri, maka kasi haji harus mendelegasikan kewenangan pembinaan ini kepada kepala KUA (Kantor Urusan Agama). Kalau dulu KUA sebagai operator, maka mulai hari ini, Kepala KUA harus sebagai koordinator. Kepala KUA harus menjadi penggerak koordinator untuk menggerakkan KBIHU, pembimbing ibadah haji bersertifikat, alumni petugas haji, tenaga kesehatan di puskesmas untuk berkolaborasi melakukan pembinaan manasik jemaah. Kalau ini bisa jalan, akan dahsyat sekali,” pungkasnya lagi. (rio)




Tuliskan komentar facebook

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook

Lihat semua komentar

Tuliskan komentar