Jemaah : Saya Terheran-heran Kenapa Dokumen Saya Ditahan-tahan

Mario Effendy 10 Apr 2019, 19:09:13 WIB Haji dan Umrah
Jemaah : Saya Terheran-heran Kenapa Dokumen Saya Ditahan-tahan

Cilegon, Bisnis Syariah – Calon jemaah haji plus bernama Aryaman meminta kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama untuk segera turun tangan dalam mengabulkan keinginan dirinya dan teman-teman terkait dokumen asli proses pemberangkatan haji yang saat ini berada di tangan perusahaan penyelenggara ibadah haji khusus lainnya.

“Saya bersama 9 jemaah yang sudah pindah pin dari perusahaan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) Kharissa Permai Holiday ke Musfiratur mengalami kesulitan dalam memperoleh dokumen-dokumen yang diperlukan, untuk proses pengurusan pemberangkatan haji nanti. Pasalnya, sampai sekarang dokumen asli tersebut, belum diserahkan ke jemaah atau Musfiratur selaku penerima perpindahan pin tersebut,” keluh Aryaman kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Padahal, sambung dia, dirinya sudah minta secara resmi melalui surat tertulis kepada Kharissa Permai Holiday, agar dokumen-dokumen itu bisa segera diserahkan ke Musfiratur. Ada tanda terimanya, Tapi sampai sekarang belum diserahkan. Saya terheran-heran, kenapa dokumen milik saya dan temen-temen kok ditahan-tahan, gak mau ngasih. Dasar hukumnya apa. Ada apa ini?. Untuk itulah, pada Selasa kemarin, (26/03/2019), kami sudah buat pengaduan resmi ke Kementerian Agama Pusat. Tolong Kemenag bantu turun tangan, agar pekan ini bisa diterima berkas kami tersebut,” pinta Aryaman ketika dihubungi Bisnis Syariah, Rabu pagi, (27/03/2019). 

Baca Lainnya :

Berikut ini adalah nama-nama 9 jemaah yang proses pindah pinnya sudah selesai dilayani Kementerian Agama pada 8 Maret yang lalu, namun sampai sekarang, berkas aslinya belum diserahkan Kharissa ke Musfiratur atau jemaah. Yaitu Alimuddin Ali Duri nomor porsi 3000773741, Suyanti Sukardi Sukarmun nomor porsi 3000773737, Aryaman nomor porsi 3000208215, Yunaenih nomor porsi 3000208214, Husna nomor porsi 3000199874, Jahuri Sanim Arifin nomor porsi 3000206633, Maftuhah Baharudin Hajali nomor porsi 3000206643, Syafei Jalis Hamzah nomor porsi 3000756566, Eliyah Binti Masdar nomor porsi 3000756575.

Terkait dengan itu, ketika dikonfirmasi Bisnis Syariah, hingga berita ini diturunkan, pimpinan Kharissa Arifah belum bisa memberikan keterangan. Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Pemantauan, Pengawasan Ibadah Umrah dan Haji Khusus, Kementerian Agama, Noer Alya Fitra menegaskan, pihaknya akan segera memanggil Kharissa Permai Holiday untuk memberikan penjelasan, terkait dengan persoalan yang dihadapi 9 jemaah tersebut. “Kita akan segera panggil,” tegasnya singkat ketika dikonfirmasi soal tersebut. (/rio/bs)

 

 

 




Tuliskan komentar facebook

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook

Lihat semua komentar

Tuliskan komentar