Kerajaan Saudi : Pembangunan 800 Pemukiman Baru Israel Dapat Mengancam Perdamaian

Mario Effendy 14 Jan 2021, 12:01:37 WIB Internasional
Kerajaan Saudi : Pembangunan 800 Pemukiman Baru Israel Dapat Mengancam Perdamaian

Palestina (Bisnis Syariah) – Kementerian Luar Negeri Kerajaan Saudi Arabia kembali melayangkan protes keras atas keputusan Israel menyetujui pembangunan 800 unit pemukiman baru di Tepi Barat, Palestina. Selain itu, Kerajaan Saudi juga mengutuk kebijakan pembangunan tersebut dan menganggap itu dalah bentuk pelanggaran baru terhadap keputusan legitimasi internasional, serta dapat mengancam solusi perdamaian kedua negara. 

Demikian dalam rilis yang disampaikan Saudi Press Agency (SPA), Selasa, (12/01/2021), kemarin. Walhasil, setelah menyampaikan bentuk protes itu dalam twitter, sontak langsung banyak mengundang perhatian netizen berbagai negara. Seperti yang disampaikan oleh Qaari Muhammad Sidiq, asal Pakistan, “Kami mengerti semua keputusan yang diambil oleh pemerintah Saudi, akan selalu mendukung saudara-saudara Muslim di Palestina. Perdamaian dengan Israel tidak akan terjadi, hingga Israel meninggalkan Palestina.”

Sementara, dalam kesempatan terpisah, akun @amlalhazmi0 mengkritisi dengan mengomentari: “Normalisasi UEA dengan Israel atas dasar salah satu syaratnya adalah menghentikan perluasan pemukiman!! Sekarang kemana UEA dan para pendukungnya?”. Netizen lain bermama Abo Soltan juga menanggapinya dengan menyampaikan bahwa kesepakatan (perluasan pemukiman) ini hanya bisa terjadi atas persetujuan otoritas Palestina. Oleh karena itu, rakyat Palestina yang ditertawakan harus menyadari bahwa oknum pemerintahnya dan Israel satu ide. (rls/net)

Baca Lainnya :

 




Tuliskan komentar facebook

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook