Lewat Webinar, Kemenag Ajak Masyarakat Gunung Mas Lakukan Inovasi Pembinaan Penyelenggaraan Haji

Mario Effendy 16 Nov 2020, 16:52:19 WIB Haji dan umrah
Lewat Webinar, Kemenag Ajak Masyarakat Gunung Mas Lakukan Inovasi Pembinaan Penyelenggaraan Haji

Gunung Mas, Bisnis Syariah – Direktur Bina Haji, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama, H. Khoirizi H Dasir mengajak seluruh insan penyelenggaraan haji supaya terus meningkatkan inovasi dan kemampuan berkarya. Sebab, yang selama ini menjadi pertimbangan dalam setiap inovasi, selalu yang terkait berunsur biaya dan ada uangnya. 

“Oleh sebab itu, penting sekali untuk terus melakukan inovasi dan karya dalam penyelenggaraan haji yang diamanatkan oleh Allah Swt ini, sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Nah di forum advokasi secara virtual inilah kita diajak untuk bagaimana kita bisa melakukan inovasi. Bagaimana kita bisa berkarya. Bagaimana kita mendapatkan amanah untuk berbuat, di manapun kita berada. Di posisi apapun kita tempati, sebab dengan kita bisa melakukan itu maka kita punya legacy dan peninggalan yang bisa dirasakan umat. Selain itu, kita punya satu pahala jariyah yang bisa dimanfaatkan orang banyak. Inilah satu contoh teladan. Satu contoh sesuatu yang bisa kita jadikan role model. Yang bisa kita simpulkan menjadi suatu inovasi suatu karya,” tukasnya saat menjadi nara sumber dalam kegiatan webinar Komunikasi Informasi Edukasi Virtual Advokasi Haji yang dihadiri peserta dari unsur jemaah haji, KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Umrah), pemerintah daerah, penyuluh KUA (Kantor Urusan Agama), tokoh masyarakat, alumni petugas haji dan ormas Islam di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dan disiarkan secara langsung melalui facebook, Minggu pagi, (15/11/2020). 

Lanjut dia, jika memiliki kesempatan untuk melakukan inovasi, jangan ditunda. Sebab, kalau masih berpikir apakah ada uangnya. Ada biayanya, maka inovasi itu tak akan muncul. “Padahal, menurut pribadi saya, inovasi itu tidak selalu identik dengan ketersediaan uang. Yang penting ada kemauan dari dalam diri kita. Itu yang penting. Sebagaimana yang disampaikan ayat suci Al-Qur’an, sekecil apapun kebaikan yang engkau berikan untuk orang lain, maka Allah Swt akan catat sebagai pahala, namun sebaliknya sekecil appapun perbuatan maksiat yang Anda lakukan dan itu diikuti oleh orang banyak, maka tunggu balasanKu,” tuturnya. (rio)

Baca Lainnya :

 

 




Tuliskan komentar facebook

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook