MUI : Problem Indonesia Ialah Terjadinya Ketimpangan Sosial dan Ekonomi

Redaktur 15 Feb 2021, 07:46:17 WIB Ekonomi
MUI : Problem Indonesia Ialah Terjadinya Ketimpangan Sosial dan Ekonomi

 Jakarta (Bisnis Syariah) - Wakil Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (KPEU MUI), KH Abdullah Yazid mengatakan, problem bangsa Indonesia, khususnya umat Islam adalah terjadinya ketimpangan sosial dan ekonomi. “Dan hampir semua bangsa di dunia ini menghadapinya,” bebernya saat menjadi nara sumber dalam kegiatan Bincang Ekonomi Umat berjudul : Closed Loop Economy yang disiarkan secara langsung melalui media sosial facebook pada Sabtu malam, (13/02/2021).

Namun, sambung dia, khusus di Indonesia, Malaysia, Singapore dan Brunei Darussalam itu, kasus-kasus terjadinya ketimpangan itu agak khusus, berbeda dengan negara-negara lainnya. Di negara-negara lain, ketimpangan ekonomi itu terjadi antara orang kaya dan miskin itu rata-rata etnis dan agamanya sama.

“Sedangkan di Malaysia, Singapore, Indonesia dan Brunei Darussalam  orang-orang kaya dan miskin itu etnis dan agamanya berbeda. Alias tak sama. Itu yang disampaikan oleh Bapak Yusuf Kalla. Maka itulah, hal ini sangat mengkhawatirkan, karena bangsa Indonesia sedang menyimpang bom waktu yang sewaktu-waktu bisa meledak kalau ini tidak terpecahkan. Dan sebagai umat Islam, kita punya modal untuk memecahkan masalah ini. Yaitu dengan memanfaatkan Al-Quran sebagai solusi untuk memecahkan problem ini,” tandasnya lagi.

Baca Lainnya :

Berdasarkan pantauan di lapangan, bincang ekonomi umat yang bisa diakses kapan saja di facebook ini, berlangsung selama satu jam 52 menit 40 detik. Dihadiri tidak hanya pengurus MUI saja, namun juga tokoh masyarakat, pemuda dan alumni petugas haji dari seluruh Indonesia. (rio)    




Tuliskan komentar facebook

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook