MUI : Sistem Riba Itu Menghasilkan Keserakahan, Ketidakpedulian dan Kesengsaraan

Mario Effendy 10 Jan 2021, 14:23:52 WIB Nasional
MUI : Sistem Riba Itu Menghasilkan Keserakahan, Ketidakpedulian dan Kesengsaraan

Jakarta (Bisnis Syariah) – Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (KPEU MUI Pusat), KH. Nuruzzaman mengatakan, nanti Allah Swt akan menghancurkan sistem riba. Mindset riba. Digantikan dengan taawun. Shodaqoh. Saling tolong menolong. Apakah kemudian elemennya zakat. Infak atau wakaf.

“Dan ini yang nantinya akan menjadi kekuatan dasar yang mengalahkan ketika pada saat kondisi pandemi negara-negara di mana pun sudah mengalami tekanan, sampai kemudian mengalami kelemahan di bidang politik di bidang ekonomi. Tertekan semua. Maka semua orang bertanya bisakah Islam menjadi alternatif mengatasi tekanan ini,” imbuh Nuruzzaman saat menjadi nara sumber dalam kegiatan webinar Bincang Ekonomi Umat berjudul : Pentingkah BUMN Syariah, Sabtu malam, (09/01/2021).

Saat ini, sambung dia, jawabannya orang sudah melirik Islam. Jadi ketika sistem riba ini yang menghasilkan keserakahan, ketidakpedulian, terus menambah modal dengan bunga, tanpa mempedulikan orang lain itu, sekarang kemudian menjadi tekanan. Dan berujung kepada kesengsaraan. Sekarang ini orang sudah melirik Islam saya kira ini saatnya kita mengumandangkan dengan elegan di mana sebenarnya penyelesaiannya secara syariah.

Baca Lainnya :

“Dan ini dikemukakan secara elegan, sehingga kita disebut sebagai hamba Allah yang elegan. Nah hamba Allah yang elegan itu adalah dia berjalan rendah hati, menyenangkan orang di sekitarnya, mencari titik temu, gampang menemukan koneksitas dan sinergi, tapi ketika dia bertemu dengan kebodohan idelogi, kebodohan politik kebodohan sosial budaya, kebodohan ekonomi dia akan menjawab how to nya dari A sampai Z secara syariah,” tuturnya lagi. (rio)    




Tuliskan komentar facebook

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook