Pasca Vaksin Covid 19, Sekjen AMPUH : Kebijakan Regulasi Umrah Masih Vakum

Mario Effendy 15 Jan 2021, 09:51:26 WIB Nasional
Pasca Vaksin Covid 19, Sekjen AMPUH : Kebijakan Regulasi Umrah Masih Vakum

Jakarta (Bisnis Syariah) - Pasca pelaksanaan vaksin Covid-19 pada Rabu kemarin, (13/01/2021) yang didahului penyuntikan perdana kepada H. Presiden Joko Widodo memberi harapan baru kepada seluruh rakyat Indonesia atas terjadinya wabah mematikan yang telah berlangsung hampir satu tahun ini.

Termasuk, calon jemaah umrah yang tertunda keberangkatannya pada akhir Februari 2020, kemarin. Namun, pertanyaannya apakah setelah vaksin dilakukan pemerintah Kerajaan Saudi akan mengeluarkan kebijakan baru. “Semoga tak ada tes PCR dan biaya umrah bisa normal lagi,” harap Sylvie, jemaah umrah terunda, asal Jawa Tengah, ketika ditanya usai pelaksanaan vaksin Covid-19 serentak, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, ketika dihubungi secara terpisah, Sekretaris Jenderal Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah Haji (AMPUH) Indonesia, H. Wawan Suhada menyampaikan, saat ini baik pemerintah Kerajaan Saudi Arabia maupun Indonesia sedang menunggu proses pemerataan vaksin.

Baca Lainnya :

Jika pemerataan vaksinasi mencapai 70%, maka kemungkinan perubahan situasi berangsur normal, bisa terjadi. Itupun akan tetap mengacu pada pergerakan penyebaran Covid19. “Nah, pertanyaanya sudah sampai manakan pemerataan vaksinasi Covid-19 dilakukan ?. Hanya kedua pemerintah itu yang tahu,” ujarnya ketika ditanya tentang perubahan kebijakan pasca vaksinasi melalui pesan whatsapp, Jumat, (15/01/2021).

Oleh karena itulah, sambung dia, kebijakan regulasi kedua negara saat ini, sedang dalam masa vakum. Dan itu berlangsung sampai keluarnya hasil dari proses vaksin tersebut. (rio)  




Tuliskan komentar facebook

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook