Saat Sidak di Bandara, Tim Satgas Kemenag Temukan Jemaah Gagal Berangkat

Mario Effendy 31 Des 2019, 17:27:40 WIB Haji dan umrah
Saat Sidak di Bandara, Tim Satgas Kemenag Temukan Jemaah Gagal Berangkat

Surabaya, Bisnis Syariah - Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan dan Pencegahan Permasalahan Umrah, Ali Mahzumi menuturkan, menemukan biro perjalanan yang hampir gagal memberangkatkan jamaahnya. "Dalam sidak di Bandara Ahmad Yani, tim menemui sejumlah biro perjalanan, antara lain travel KR, RMBT, D, dan BMST atau B Tour and Travel," ujar Ali kepada wartawa, Selasa (31/12). Ia kembali menyampaikan tim yang  melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Bandara Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, mengamati beberapa travel umrah yang sedang mempersiapkan keberangkatan jamaahnya ke Tanah Suci.  

Saat dilakukan sidak pada travel BMST, Tim Satgas menemukan satu jamaah yang terancam gagal berangkat. Jamaah ini belum memiliki kejelasan terkait visa miliknya. Ali pun menegaskan, kepada pengurus travel BMST, jamaah tidak bisa berangkat, jika tidak memiliki visa. Ada berbagai permasalahan yang bisa muncul jika memaksa memberangkatkan jamaah tersebut.

Salah satunya tertahan di bagian Imigrasi. Tim Satgas lalu menghubungi jamaah yang bersangkutan untuk meminta keterangan dan kronologi keadaannya. Dari pemeriksaan, jamaah tersebut mengatakan ia seharusnya berangkat beberapa waktu lalu bersama istri dan tiga keponakannya. Ia juga baru mengetahui visa miliknya masih belum memiliki kejelasan. "Satgas Umrah memastikan mereka harus bertanggung jawab atas insiden ini. Setelah dikonfirmasi jamaah tidak bisa berangkat, orang tua jamaah mendatangi tim dan merasa kecewa," ujar Ali. Pengurus travel umrah BMST mengatakan, travel mereka merupakan cabang dari PE, agen perjalanan umrah yang sedang bermasalah di Surabaya. Permasalahannya terkait nama PT yang didaftarkan ternyata berbeda dengan nama yang dipasarkan. (miftahur/net)

Baca Lainnya :

 




Tuliskan komentar facebook

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook

Lihat semua komentar

Tuliskan komentar