Terdampak Virus Covid-19, Pengusaha Travel Butuh Dukungan Finansial

Mario Effendy 07 Nov 2020, 15:52:20 WIB Wisata
Terdampak Virus Covid-19, Pengusaha Travel Butuh Dukungan Finansial

Tangerang, Bisnis Syariah - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam keterangannya, Selasa (13/10/2020), mengatakan, dana hibah pariwisata melalui Kementerian Keuangan merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digagas pemerintah dalam upaya menghadapi dampak dari pandemi COVID-19. 

“Tujuan utama dari dana hibah pariwisata ini yakni membantu pemerintah daerah serta industri hotel dan restoran yang terganggu finansialnya, akibat terdampak Covid-19. Jadi, yang saat ini sedang mengalami gangguan finansial, akan mendapat dana hibah tersebut. Serta, untuk recovery penurunan pendapatan asli daerah (PAD), akibat pandemi COVID-19 dengan jangka waktu pelaksanaan hingga Desember 2020,” kata Wishnutama. 

Sementara, hingga saat ini masih banyak pengelola travel yang mengeluhkan belum mendapat dana hibah pariwisata. Padahal, selama hampir 9 bulan pengelola biro perjalanan wisata mengalami nol income (pendapatan). Yang tentunya sangat mengharapkan bantuan pemerintah tersebut. Terkait soal itu, Ketua Umum Aliansi Travel Moeslim Indonesia (ATMI), H. Wawan Suhada menerangkan bahwasannya ada sebagian anggota sudah mendapatkan dana hibah pariwisata. “Kalau tidak salah ada sebagian anggota yang dapat melalui ASITA,” ucap pimpinan Bstravel ini. Lalu, ketika ditanya bagaimana dengan nasib anggota ATMI yang tidak tergabung dengan ASITA, dengan lugas ia menjawab, “Sepertinya tidak dapat”. (rio)

Baca Lainnya :

 




Tuliskan komentar facebook

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook