Usai 13 Jemaah Umrah Kena Covid-19, Ini Himbauan Pemerintah

Mario Effendy 20 Nov 2020, 18:23:41 WIB Haji dan umrah
Usai 13 Jemaah Umrah Kena Covid-19, Ini Himbauan Pemerintah

Jakarta, Bisnis Syariah – Usai 13 jemaah umrah terpapar Covid-19 di Saudi Arabia, pemerintah semakin rajin memberikan himbauan kepada biro-biro perjalanan umrah yang akan memberangkatkan jemaahnya di masa-masa mendatang. Sebab, jika tidak dilakukan demikian, dikhawatirkan hal serupa akan terulang kembali.   

“Di masa pandemi ini, pemerintah terus meningkatkan edukasi penyelenggaraan umrah di tengah-tengah masyarakat dan perusahaan PPIU (Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah). Nyaris selama 8 bulan penyelenggaraan umrah menjadi vakum, jemaah sangat merindukan ingin bisa kembali beribadah di Tanah Suci. Sehingga, perlu melakukan persiapan dan perencanaan yang matang, dengan mempertimbangkan resiko yang dihadapi,” begitu pesan H. M. Arfi Hatim, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama, saat menjadi nara sumber dalam kegiatan webinar berjudul : Umrah Masa Pandemi, Potensi dan Tantangan? kepada 140 anggota Aliansi Travel Muslim Indonesia (ATMI), Jumat siang, (20/11/2020).    

Dalam kesempatan itu, ia kembali menyampaikan pemerintah sudah melakukan evaluasi terhadap keberangkatan 3 gelombang yang lalu. “Jumlah keseluruhan dari pemberangkatan ketiga gelombang itu ada 359 jemaah. Rombongan jemaah itu berangkat pada 1, 3 dan 8 November. Dari keberangkatan itu ditemukan fakta di lapangan, terdapat 13 jemaah terpapar Covid-19,” terangnya. 

Baca Lainnya :

Oleh sebab itu, sambung dia, pemerintah sangat berharap agar setiap perusahaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) mampu menyampaikan apa adanya kepada jemaah tentang penerapan protokol kesehatan yang ketat selama umrah di masa pandemi ini. “Jangan sampai ada yang ditutup-tutupi. Dan juga jangan sampai setiba di Saudi jemaah menjadi terkejut karena beda jauh dengan yang dibayangkan. Sampaikan apa adanya. Dan PPIU wajib mengedukasi jemaah, sehingga jemaah menjadi paham,” pinta Arfi lagi. 

Perlu diketahui, selain dihadiri pengurus dan anggota ATMI dilaporkan juga diikuti oleh Staf Khusus Wakil Presiden, H Arif Rahman, Sekjen Komisi Nasional Haji Umrah, Kholis, Muassasah Saudi Arabia, Omar Miski, perbankan syariah, asuransi, operator seluler, lembaga pembiayaan syariah, dan instansi pendukung terkait lainnya. Tercatat sebagai pemandu acara, Ketua Umum ATMI, H. Wawan Suhada. (rio)




Tuliskan komentar facebook

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook