Wonogiri Alami Fenomena Cuaca Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati-hati

Mario Effendy 21 Jan 2021, 08:21:35 WIB Nasional
Wonogiri Alami Fenomena Cuaca Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati-hati

Jakarta (Bisnis Syariah) - Deputi Bidang Meteorologi, BMKG, Guswanto menjelaskan, waterspout atau disebut puting beliung merupakan pusaran kolom atmosfer. Fenomena terjadinya waterspout di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, pada 20 Januari kemarin terbentuk dari sistem awan cumulonimbus (CB). Namun demikian, tidak semua awan CB, dapat menimbulkan fenomena tersebut, tergantung pada kondisi labilitas atmosfer. 

Keberadaan awan CB juga dapat mengindikasikan adanya potensi hujan lebat, yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Dan pada kondisi tertentu, dapat menimbulkan potensi terjadi puting beliung (waterspout). Berikut karakteristik fenomena waterspout yakni

kejadiannya bersifat lokal, terjadi dalam periode waktu yang singkat, umumnya sekitar kurang lebih 10 menit, lebih sering terjadi pada siang atau sore hari, dan terkadang menjelang malam hari, hanya muncul dari sistem awan Cumulonimbus (CB), tetapi tidak semua awan CB dapat menimbulkan fenomena waterspout, kemungkinannya kecil untuk terjadi kembali di tempat yang sama dalam waktu yang dekat. 

Baca Lainnya :

Perlu diketahui, di Wonogori selama bulan Januari hingga Februari ini, masih berada pada periode puncak musim hujan. Sehingga, potensi hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang, bahkan puting beliung, masih perlu diwaspadai, sampai Februari mendatang.  

“Oleh sebab itu, ketika ada kejadian fenomena cuaca esktrem (Waterspout) tersebut, masyarakat dihimbau untuk berhati-hati dengan tidak mendekati area kejadian fenomena tersebut guna menghindari risiko yang lebih buruk,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu malam, (20/01/2021). (trj/rio/rls)




Tuliskan komentar facebook

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook