- Sisihkan 79 Peserta, BAZNAS Berhasil Meraih Juara 1 Public Relation Excellence Awards 2026
- Wow, Tahun Ini Bank Mandiri Sukses Menyabet Penghargaan Grand Champion
- Raih Penghargaan BAZNAS, ANGKASA Malaysia Apresiasi Kolaborasi Pemberdayaan Umat
- Danantara Ungkap Kualitas Pelayanan Juga Jadi Bagian Parameter Penilaian Kinerja Pimpinan BUMN
- Empati Terhadap Penderitaan Keluarga Korban Krakatau, BAZNAS Beri Penghargaan Kemanusiaan
- Sejahterakan Umat, BAZNAS RI Ajak Daerah Sukseskan 13 Program Prioritas
- Catat, Inilah Nama-nama 100 Penerima Penghargaan Penggerak Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
- Perkuat Layanan Mustahik, BAZNAS Bangun Tata Kelola Berbasis Sistem
- Ini Alasannya Mengapa Pejabat Kemenag Sebut Integrasi DTSEN Kunci Zakat BAZNAS Lebih Berdampak
- Dirjen Kemendagri: Kolaborasi BAZNAS dan Pemda Bantu Percepat Pengentasan Kemiskinan
Sejahterakan Umat, BAZNAS RI Ajak Daerah Sukseskan 13 Program Prioritas

Jakarta (Bisnis Syariah.co.id)
- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak seluruh BAZNAS provinsi dan kota/kabupaten
menyukseskan 13 Program Prioritas sesuai dengan potensi daerah masing-masing
guna mendukung kesejahteraan umat dan mempercepat pengentaskan kemiskinan.
Hal tersebut disampaikan
Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, H. Idy
Muzayyad dalam Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 yang berlangsung di
Jakarta pada 13–15 Oktober 2026 dan diikuti 1.300 perwakilan BAZNAS provinsi
dan kabupaten/kota.
Idy menyampaikan BAZNAS
provinsi dan kota/kabupaten dapat mengoptimalkan pemanfaatan zakat, infak dan
sedekah (ZIS) dengan menghadirkan inovasi program yang produktif dan berdampak
bagi umat. “Untuk pertimbangan titik penyaluran, bisa berasal dari ajuan
publik, kerja sama dengan BAZNAS daerah, lembaga atau organisasi yang sudah
memiliki MoU, mitra strategis, serta afirmasi daerah 3T dan kemiskinan
ekstrem,” ujar Idy, Rabu (14/10/2026).
Baca Lainnya :
- Catat, Inilah Nama-nama 100 Penerima Penghargaan Penggerak Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 20260
- Perkuat Layanan Mustahik, BAZNAS Bangun Tata Kelola Berbasis Sistem0
- Ini Alasannya Mengapa Pejabat Kemenag Sebut Integrasi DTSEN Kunci Zakat BAZNAS Lebih Berdampak0
- Dirjen Kemendagri: Kolaborasi BAZNAS dan Pemda Bantu Percepat Pengentasan Kemiskinan0
- Hadir Lebih Cepat, Dirjen Bimas Islam Sebut BAZNAS Andalan Penanganan Musibah0
Idy menyampaikan, program
penyaluran zakat harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Nasional (RPJMN), Asta Cita, serta visi, misi, dan strategi BAZNAS. Perencanaan
program juga perlu didasarkan pada data yang terus diperbarui dan dikurasi, kebutuhan
masyarakat, serta potensi daerah.
Dalam pelaksanaannya, Idy
menyampaikan terdapat tiga skema penyaluran yang dapat dikembangkan, yakni
pemberian stimulus untuk mendorong kemandirian program, penerapan prinsip
simbiosis mutualisme dalam pelaksanaan program, serta inovasi berdasarkan
pengalaman dan implementasi program oleh BAZNAS daerah.
Lebih lanjut, Idy juga
mendorong seluruh BAZNAS daerah untuk mengoptimalkan pengumpulan dan
pendistribusian melalui perluasan jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), termasuk
hingga tingkat desa dan lingkungan kampus.
“Pada prinsipnya,
penyaluran yang berdampak akan meningkatkan pengumpulan. Banyak mitra strategis
yang belum dioptimalkan. Kita juga harus mengoptimalkan potensi zakat ASN yang
sangat besar. Sayangnya, potensi tersebut belum tercapai. Oleh karena itu, kita
harus lebih serius menggali itu,” kata Idy. (rio/rls)












