- Tingkatkan Kualitas Layanan KRL, Inilah Pesan Danantara Pada Direksi KAI : Susun Master Plan
- Sosialisasi Tabungan Haji, Christ Maharani Handayani Dorong Jemaah Rencanakan Biaya ke Tanah Suci
- Gelar Seminar Internasional Secara Online, BAZNAS Ajak Pelajar Bangun Jaringan Global Sejak Dini
- Inilah Pesan Inul Daratista, Usai Menerima Penghargaan Dari BAZNAS di Jakarta
- Christ Maharani Handayani Ajak Jemaah Siapkan Dana dan Kesehatan untuk Ibadah Haji
- Terungkap, Mengapa Danantara Siapkan Rp581 Miliar untuk Transformasi RSPP
- Buka International Zakat di Senayan, BAZNAS : ZIS Bagian Penting Ekosistem Ekonomi Syariah
- Sisihkan 79 Peserta, BAZNAS Berhasil Meraih Juara 1 Public Relation Excellence Awards 2026
- Wow, Tahun Ini Bank Mandiri Sukses Menyabet Penghargaan Grand Champion
- Raih Penghargaan BAZNAS, ANGKASA Malaysia Apresiasi Kolaborasi Pemberdayaan Umat
Sejak Covid Merebak, Penyaluran Bantuan BAZNAS Sedikit Terhambat

Jakarta (Bisnis
Syariah) - Direktur Utama BAZNAS, Arifin Purwakananta menyampaikan bahwa sepanjang
2020, BAZNAS telah membantu 1,5 juta jiwa dalam berbagai program yang
dilaksanakan melalui program-program unggulan di berbagai daerah di Indonesia
dan luar negeri.
“Sejak Covid-19 merebak
dan pemerintah memberlakukan PSBB, membuat penyaluran ZIS mengalami hambatan
dari sisi aktivitas. Kondisi ini membuat BAZNAS melakukan pendekatan melalui
bantuan tunai mustahik dan bantuan-bantuan yang masih bisa dijalankan secara
aman, mengikuti Protokol Covid-19, tanpa mengurangi substansi tugas BAZNAS
dalam menanggulangi kemiskinan,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta,
beberapa waktu lalu.
Baca Lainnya :
- BAZNAS : 85 Persen Penyaluran ZIS Buat Penanganan Dampak Pandemi0
- Terinspirasi Gambar Perahu Nabi Nuh, BAZNAS Perkuat Mitigasi Resiko Pandemi0
- Bangun 3 Posko, BAZNAS Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir 0
- Bareng PBB, BAZNAS Ikut Dorong Kedermawanan Masyarakat0
- BAZNAS : Penghimpunan Selama Pandemi Naik 30 Persen0
Dari sisi operasi,
BAZNAS tetap mampu menjalankan sistem manajemen berbasis ISO 9001:2015, bahkan
BAZNAS juga menambah ISO 37001 anti suap, dan mengembangkan ISO 27001:2013
tentang keamanan data dan informasi. (trj/rls)













