- Tingkatkan Kualitas Layanan KRL, Inilah Pesan Danantara Pada Direksi KAI : Susun Master Plan
- Sosialisasi Tabungan Haji, Christ Maharani Handayani Dorong Jemaah Rencanakan Biaya ke Tanah Suci
- Gelar Seminar Internasional Secara Online, BAZNAS Ajak Pelajar Bangun Jaringan Global Sejak Dini
- Inilah Pesan Inul Daratista, Usai Menerima Penghargaan Dari BAZNAS di Jakarta
- Christ Maharani Handayani Ajak Jemaah Siapkan Dana dan Kesehatan untuk Ibadah Haji
- Terungkap, Mengapa Danantara Siapkan Rp581 Miliar untuk Transformasi RSPP
- Buka International Zakat di Senayan, BAZNAS : ZIS Bagian Penting Ekosistem Ekonomi Syariah
- Sisihkan 79 Peserta, BAZNAS Berhasil Meraih Juara 1 Public Relation Excellence Awards 2026
- Wow, Tahun Ini Bank Mandiri Sukses Menyabet Penghargaan Grand Champion
- Raih Penghargaan BAZNAS, ANGKASA Malaysia Apresiasi Kolaborasi Pemberdayaan Umat
UPZ Bank Permata : Sejak Pandemi Banyak Dagangan Menjadi Sepi

Jakarta (Bisnis
Syariah) - Wakil Ketua Unit Pengelola Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bank
Permata Tbk, Feddy Fadillah mengatakan, program yang dijalankan oleh UPZ
Permata Bank, tidak hanya ditujukan untuk masyarakat terdampak Covid-19 saja,
namun lebih luas bagi masyarakat yang termasuk dalam golongan mustahik dengan
kemampuan ekonomi yang rendah.
"Banyak mustahik
yang kita bantu karena kondisinya belum mampu, sehingga pilar program kita
adalah community empowerment. Banyak program yang sudah jalan, seperti program
pemberdayaan kaum disabilitas, peternak dan petani hortikultura," katanya.
Baca Lainnya :
- Sejak Berdiri 2011, BAZNAS Dipimpin 4 Tokoh Ini0
- Lepas Jadi Pimpinan DPR, Noor Banting Stir Mimpin Gerbong BAZNAS0
- Menkeu : Hingga September 2020 Aset Perbankan Syariah Tumbuh 10,97 Persen0
- Tutup Akhir Tahun, BAZNAS Ajak Masyarakat Dukung Program Ibu Hebat0
- Bantu Warga Tak Mampu, Perusahaan Ini Siapkan Layanan Keberangkatan Umrah0
Gita Ari Sandi,
penerima manfaat program ini berharap keuntungan yang diperoleh dari usaha
warung Zmart miliknya akan meningkat, karena sejak pandemi Covid-19 merebak,
dagangannya menjadi sepi. (trj/rls)













