- Terungkap, Mengapa Danantara Siapkan Rp581 Miliar untuk Transformasi RSPP
- Buka International Zakat di Senayan, BAZNAS : ZIS Bagian Penting Ekosistem Ekonomi Syariah
- Sisihkan 79 Peserta, BAZNAS Berhasil Meraih Juara 1 Public Relation Excellence Awards 2026
- Wow, Tahun Ini Bank Mandiri Sukses Menyabet Penghargaan Grand Champion
- Raih Penghargaan BAZNAS, ANGKASA Malaysia Apresiasi Kolaborasi Pemberdayaan Umat
- Danantara Ungkap Kualitas Pelayanan Juga Jadi Bagian Parameter Penilaian Kinerja Pimpinan BUMN
- Empati Terhadap Penderitaan Keluarga Korban Krakatau, BAZNAS Beri Penghargaan Kemanusiaan
- Sejahterakan Umat, BAZNAS RI Ajak Daerah Sukseskan 13 Program Prioritas
- Catat, Inilah Nama-nama 100 Penerima Penghargaan Penggerak Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
- Perkuat Layanan Mustahik, BAZNAS Bangun Tata Kelola Berbasis Sistem
Mengintip Aplikasi Gaya Hidup Mencari Jodoh Ala Muslim, Amankah ?

Mesir, Bisnis Syariah - CEO aplikasi jodoh digital Hawaya, Sameh Saleh mengatakan perkembangan teknologi sekarang ini terus mengubah cara manusia dalam bersosialisasi. Termasuk, dalam hal ini dalam mencari jodoh yang diinginkan. Namun, bagi umat muslim, mencari jodoh secara online, selalu dihinggapi kecemasan.
Di tengah kecemasan tersebut, aplikasi jodoh asal Mesir ini mencoba memberikan solusi dalam pencarian jodoh online. Hawaya yang memang dirancang khusus untuk muslim ini mencoba menepis kekhawatiran itu, di saat ingin mencari jodoh di dunia maya. “Ketika kami memasuki pasar Indonesia, kami ingin mengajak dan menghubungkan setiap Muslim yang berstatus lajang di Indonesia yang ingin saling mengenal satu sama lain secara lebih mendalam, hingga menuju ke hubungan yang serius,” katanya dalam siaran pers, Selasa (10/11).
Baca Lainnya :
- Dampak Pandemi, Gaya Hidup Belanja Konsumen Beralih ke Online0
- Selama Hidupnya Rasulullah Hanya Sakit Dua Kali0
- Mengintip Life Style Ala Rasulullah, Sulitkah? 0
Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan,
Hawaya nyaman dipakai para muslim, karena menggunakan pendekatan ilmiah, aman,
dan diterima secara budaya. Hawaya memang dirancang khusus untuk laki-laki dan
perempuan muslim karena tetap menghormati tradisi dan budaya Islam. Saat
pengguna mendaftarkan diri, Hawaya mengotentikasi semua pengguna baru
menggunakan sistem verifikasi selfie.
Sistem ini bekerja menggunakan infrastruktur teknologi yang telah dikembangkan
untuk mencegah pembuatan profil palsu. Aplikasi ini juga menawarkan opsi kepada
pengguna perempuan untuk mengaburkan foto profil. (rpka/net)













